SMAN1AU.SCH.ID – Dukcapil Kab. Hulu Sungai Utara (HSU) kembali melakukan perekaman KTP Elektronik tahun 2022, kali ini mengambil tempat di Perpustakaan SMA Negeri 1 Amuntai Utara, Sabtu (19/11/2022). Jumlah siswa yang berhasil direkam sebanyak 54 orang.
SMA Negeri 1 Amuntai Utara merupakan salah satu sekolah sasaran dari kegiatan pelayanan jemput bola perekaman KTP Elektronik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini bertemakan DUKCAPIL GOES TO SCHOOL : “JEMPOL MANIS”. JEMPOL MANIS merupakan salah satu inovasi dan singkatan dari Jemput Bola Perekaman Bagi Siswa. Petugas Dukcapil yang datang ke sekolah sebanyak 4 orang.
Inovasi ini merupakan kegiatan dimana petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Hulu Sungai Utara langsung mendatangi ke sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman data seperti melakukan sesi foto, pindai sidik jari, tanda tangan dan data lain yang perlukan.
“Perekaman KTP dilakukan tidak hanya menyasar umur 17 tahun tapi sudah dimulai dari usia 16 tahun, namun bagi yang masih berusia 16 tahun KTP akan diterbitkan saat siswa genap berusia 17 tahun” papar Yuliawati, S.AP. yang merupakan salah satu petugas perekaman.
Upaya Disdukcapil melakukan perekaman KTP dengan mengunjungi sekolah direspon gembira oleh Ahmad Syarif siswa kelas XII IPS. ”Kami sangat senang dengan kunjungan Bapak dan Ibu dari Dukcapil Kab. HSU yang melakukan pembuatan KTP Elektronik massal di sekolah kami,” demikian katanya.
Senada dengan Syarif, Jempol Manis ini juga disambut baik oleh pihak sekolah diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas Bapak Faisal Noviadi, S.Pd., Gr. yang turut berhadir mendata dan mengumpulkan para siswa. “Perekaman ini dihadiri oleh 54 siswa yang memenuhi syarat dan kita bagi menjadi 2 shif agar tidak terlalu lama mengantri, jadi kegiatan ini amat sangat membantu siswa sehingga mereka tidak perlu ke Dukcapil” tuturnya. Bersama Beliau juga turut membantu kegiatan tersebut adalah Bapak Rieza Pradhana, S.Pd., Bapak Riza Ikhwani dan Abdurrasyid.















